
|
Bonjour! Hello and welcome to my blog I pour my heart and thoughts here Pardon my words. I merely spend my time eating, roleplaying, and sleeping.
![]() |
FF :: what is love? part 1 cast buat part 1: -Ahyeon (anggap saja ini kamu) - Lee Hyukjae sisanya gue keluarin dipart berikutnya ya~ bertahap-_- Genre: romance ff gue kali ini awalawalnya romantis gidduhh~ tapi lamalama pasti galau deh. wakaka. pantengin aje dah. tunggu part-part nya~ cekidooott~ Seoul, 21 Januari 2011 (in the morning) -Ahyeon pov- Suara detak jantung ini memacuku untuk mengayuh fixieku lebih cepat. Sedikit lagi, sedikit lagi, sedikit lagi.. dan .. ya! Akhirnya aku sampai disekolah. Kulihat jam tangan, 06:35. Kalian tahu? Aku terlambat 5 menit! Cepat-cepat aku memarkir fixieku ditempat parkir yang disediakan. Setelah itu aku berlari menuju kelasku dilantai 4. Sesekali saat berlari, aku melirik keruang guru, oh tidak! Ruang guru sudah mulai sepi. Kupercepat lariku agar sampai kekelas. Ketika aku masuk, dan .. “Ahyeon.. kamu terlambat 10 menit! Taruh dulu tasmu, dan cepat lapor keguru piket!” Kulangkahkan kakiku dengan malas. Pintu kelaspun nyaris ku banting karena aku kesal dengan guru sialan itu. “ah sial, kenapa ia datang terlambat? Paboya~” kata Hyukjae sambil memainkan pulpennya Seseorang yang duduk dibelakang hyukajepun mendengarnya, dan berkata “ehm, dia yeojachingumu kan?” Hyukjae yang sedikit kaget langsung menoleh kebelakang “memang. Lalu kenapa? Kau menyukainya? Dia milikku!” “mwo? Siapa yang menyukainya? Aku hanya bertanya. Aish” kata orang itu dengan muka sinis. Beberapa menit setelah percakapan mereka (hyukjae dan temannya yang duduk dibelakang) Ahyeon membuka pintu kelas sambil menundukkan kepalanya. Dia terlihat lemas. Hyukjae menatap Ahyeon dalam. Awalnya Ahyeon tidak sadar, tetapi dia merasa ada yang sedang memperhatikannya, saat dia melihat kekanan, ia mendapati hyukjae yang sedang menatapnya. Mereka samasama salah tingkah. Setelah itu, pelajaran dimulai seperti biasa. “hhmm, ayo kita pulang bersama” ajak hyukjae sambil menggandeng tangan Ahyeon “bagaimana ya..” belum selesai Ahyeon berbicara, Hyukjae sudah memaksanya lagi. Terpaksa Ahyeon menurutinya. Singkat cerita, Ahyeon sudah sampai dirumah. “chagiya, aku pulang dulu yaa..” kata Hyukjae. Dan tiba-tiba chu~. Hyukjae mencium pipi Ahyeon. Ahyeon yang kaget langsung menutup mukanya dan tidak berkata apa-apa. “chagiyaaa~ pipimu pasti merah kan? Makanya kau menutupinya seperti itu. Sudah kutebak.” “aish~ katanya kau mau pulang. Pali..” suruh Ahyeon yang masih menutup mukanya dengan kedua tangan. Hyukjae pun pulang. Perlahan-lahan Ahyeon membuka matanya. Hyukjae mengendarai motornya dengan cepat, sehingga saat Ahyeon membuka mata, yang ia dapati hanyalah asap kendaraan motor hyukjae. “aku masih tidak percaya ini. Tumben sekali dia mencium pipiku” kata Ahyeon sambil memegang pipi kanannya dan mengingat kejadian tadi. Tiba-tiba .. I wanna love you I can’t live without you Du nuneul gamgo nae du soneul jabgu I wanna have you I really need you Jigeum idaero modeungeol beoryeodugo I wanna love you I can’t live without you Ahyeon segera mengambil ponselnya, dan ketika ia lihat .. “aaaa ia menelponku..” Ahyeon mengangkat telponnya. “yeoboseo?” kata Hyukjae dari sana Ahyeon menarik nafas dan “Yeoboseo? Waeyo, hyukjae?” “ahaha aniya~ kau belum tidur?” “belum~ aku sedang merapihkan buku untuk besok. Bagaimana denganmu?” “aku sedang tidur-tiduran saja. Tidurlah sana~ atau kau mau, aku yang menidurimu?” “aish. Bagaimana bisa? Paboya!” “aku akan menyanyikan sebuah lagu untukmu” “jjinja? Aaaaa~” “siap?” Hyukjae menarik nafas dan mulai bernyanyi untuk yeojanya itu “Neo gateun saram tto eopseo juwireul dureobwado geujeo georeohdeongeol eodiseo channi Neo gatchi joheun saram neo gatchi joheun saram neo gatchi joheun ma eum neo gatchi joheun seonmul” hyukjae berhenti sebentar, menarik nafas dan melanjutkannya “Neomu dahaeng iya aesseo neorel jikyeojul geu sarami baro naraseo eodiseo channi Na gatchi haengbokhan nom na gatchi haengbokhan nom na gatchi unneun geureon choegoro haengbokhan nom” “chagiyaaa.. suaramu—” katakata Ahyeon terputus ketika Hyukjae melanjutkan nyanyiannya “Neoui ttatteuthan geu soni chagapge, chagapge shikeo isseul ttae Neoui ganghaetdeon geu maeumi nal karopge sangcheo badasseul ttae” Hyukaje berhenti. “bagaimana chagiya? Kau suka?” lanjutnya. Entah kenapa saat Hyukjae menyanyikan lagu itu untuk Ahyeon, pipinya bersemu merah. Terasa panas. “suaramu bagus sekali.. aku suka. Hoooaam.. aku mulai ngantuk, padahal kau beru menyanyikannya sedikit. Aku tidur dulu ya, Chu~” “ahaha, baiklah. Chu~” -OTP END- New York, 22 Januari 2011 “jadi bagaimana? Apa hari ini aku akan benar-benar pulang ke Seoul? Bisakah eomma menjemputku dibandara nanti?” “ya, kau akan pulang ke Seoul hari ini, kau sudah mengurus soal jadwal penerbangannya?” Tanya wanita paruh baya itu pada putrinya “aaaah~ itu sudahku urus semua. Sudah dulu ya eomma” “okay, safe flight honey. Chu~” Seoul, 22 Januari 2011 (AClass SHS) “kudengar nanti akan ada murid baru! Pindahan dari New York” “jjinja?” “kudengar sih begitu. Lihat saja nantilah” Beberapa anak sedang memperbincangkan soal ‘calon mirud baru’ yang akan memasuki AClass SHS. Tetapi tidak dengan Ahyeon dan Hyukjae, mereka malah sibuk bercerita ini itu. -Hyukjae POV- Aku sedang asik bercerita tentang pengalamanku waktu kecil kepada yeojaku ini. Sepertinya dia menganggap cerita ini sangat konyol. Sampai akhirnya dia tertawa terbahak-bahak. Nyaris terjatuh dari kursinya. Untungnya dengan sigap aku langsung memegang tangannya supaya ia tidak terjatuh. “lalu lalu, bagaimana lagi? Apa yang eommamu lakukan terhadapmu?” Tanya Ahyeon sambil memegangi perutnya yang sakit garagara cerita konyol Hyukjae “yaa lalu eommaku menyeretku kekamar mandi, aku menurutinya saja, dia mengunciku disana. aku juga tau, saat itu eommaku marah sekali padaku” “lalu? Apa yang kau lakukan dikamar mandi?” “mandi~~~” jawab Hyukjae dengan enteng “MWO? KAU MANDI? MANDI? MANDI? MANDI DISAAT EOMMAMU SEDANG MARAH BESAR? NEPTUNUS CHAGIYA! INI KONYOL! KENAPA KAU MANDI? HAHAHHAHA” Ahyeon kembali tertawa lebar sampai perutnya sakit, mukanya merah, mulutnya terasa lelah-_- “saat itu aku gerah, untungnya saja kan, eomma mengurungku dikamar mandi. Sekalian, Aku juga menghapus make-up yang kupakai. Membersihkan make-up lama sekali. Atau aku memakainya terlalu tebal? Aduh aku lupa” “aduuuuh chagiya. Demi apapun. Perutku ini sakit garagara cerita konyolmu ini” kata Ahyeon yang masih memegangi perutnya. “kau tau? Besoknya ibuku melarangku membuka lacinya. Mungkin itu karena aku pernah memakai make-up nya u,u” “ya jelaslah! Aduh chagiyaaaa~ perutku sakit. Bagaimana ini?” Hahahaha selesai sudah aku menceritakan insiden make-up ini. Alhasil, perut Ahyeon sampai sakit begini-_- -Hyukjae POV end- “mau diapakan perutmu?” Tanya Hyukjae “aniyaa~ aduh sakit sekali. Ini semua ulahmu!” Ahyeon memukul lengan Hyukjae pelan, ketika Ahyeon ingin memukul untuk yang kedua kalinya, Hyukjae malah memeluk ahyeon dari belakang, kedua tangan Hyukjae memegangi perut Ahyeon. “oh perut~ janganlah kau sakit garagara cerita konyol ini” kata Hyukjae sambil mengusap perut Ahyeon. “iiiiih paboya~ lepas ah. Hahaha” Ahyeon melepaskan pelukannya itu. -BERSAMBUNG- see u in part 2. sabar ya guys^^ |